English
Español
Português
русский
Français
日本語
Deutsch
tiếng Việt
Italiano
Nederlands
ภาษาไทย
Polski
한국어
Svenska
magyar
Malay
বাংলা ভাষার
Dansk
Suomi
हिन्दी
Pilipino
Türkçe
Gaeilge
العربية
Indonesia
Norsk
تمل
český
ελληνικά
український
Javanese
فارسی
தமிழ்
తెలుగు
नेपाली
Burmese
български
ລາວ
Latine
Қазақша
Euskal
Azərbaycan
Slovenský jazyk
Македонски
Lietuvos
Eesti Keel
Română
Slovenski
मराठी
Srpski језикPeriksa sebelum turun ke lapangan
Luangkan waktu beberapa menit untuk memeriksa Penyebar Pupuk 3 Titik sebelum pengoperasian. Hal ini dapat mencegah munculnya masalah di tengah jalan. Pastikan suspensi tiga titik terpasang erat, rantai pembatas dikencangkan dengan benar, dan cegah guncangan atau pelepasan yang berlebihan selama pengoperasian. Fokus pada pemeriksaan bagian transmisi. Periksa apakah sambungan universal sudah terpasang erat, apakah pelumasan cukup, apakah rantai dan bantalan tidak kendor atau kurang oli. Segera atasi suara abnormal apa pun.
Periksa juga komponen hopper dan penyebarannya. Tidak boleh ada benda keras, kabel besi, kantong plastik atau kotoran lainnya di dalam hopper. Sesuaikan terlebih dahulu bukaan saluran keluar pupuk dengan kekeringan dan basahnya pupuk kandang. Lubang untuk kotoran basah sebaiknya lebih besar, sedangkan untuk kotoran kering bisa lebih kecil untuk menghindari jumlah yang tidak konsisten. Pada saat yang sama, pastikan kecepatan traktor stabil, pengangkatan hidrolik fleksibel, rem dan lampu dalam kondisi baik, serta menjamin keselamatan saat berkendara di jalan raya dan ke lapangan.
Memulai dan Mengemudi di Lapangan
Setelah memasuki plot, jangan langsung beroperasi dengan kapasitas penuh. Sebaiknya, jalankan dengan kecepatan rendah beberapa saat agar sistem transmisi dapat beradaptasi. Amati apakah disk berputar secara merata dan apakah ada getaran yang tidak normal. Saat start, kombinasikan tenaga secara perlahan dan jangan berakselerasi secara tiba-tiba untuk mencegah kerusakan komponen akibat beban berlebihan dalam sekejap.
Saat berkendara, usahakan untuk menjaga kecepatan tetap. Umumnya, kecepatan sedang dan rendah adalah yang paling cocok. Kecepatan yang berfluktuasi secara langsung akan mengakibatkan pemupukan tidak merata.
Bentang alam dan pupuk kandang yang berbeda
Ukuran, kemiringan, dan kualitas tanah di setiap plot berbeda-beda, sehingga metode pengoperasiannya juga perlu diubah. Lahan datar adalah yang paling mudah dioperasikan; teruslah bergerak lurus dengan kecepatan konstan. Pada lereng yang landai, usahakan mengikuti garis kontur untuk mengurangi penyaradan. Saat menuruni bukit, jangan meluncur dengan gigi netral untuk menghindari kehilangan kendali atas penyebaran kotoran; di lereng yang curam, tidak disarankan untuk mengoperasikannya secara paksa untuk mencegah tergulingnya atau keluarnya volume kotoran.
Masalah Umum dalam Pekerjaan
Jika terjadi pemupukan yang tidak merata selama pengoperasian, hal ini sebagian besar disebabkan oleh kecepatan yang tidak stabil, saluran keluar pupuk yang tersumbat, atau sudut putaran cakram yang salah. Cukup hentikan mesin untuk membersihkan penyumbatan dan sesuaikan bukaannya lagi. Jika ada tumpahan, biasanya karena jarak berjalan kaki yang terlalu jauh. Lain kali, sesuaikan jarak baris.
Jika Anda mendengar suara komponen yang terlalu panas atau tidak normal, segera hentikan mesin untuk diperiksa. Kemungkinan besar karena oli kurang, macet, atau bearing rusak. Jangan beroperasi dengan kesalahan. Ketika pupuk di dalam hopper hampir habis, kurangi kecepatannya untuk menghindari penambahan jumlah 3 Titik Penyebar Pupuk secara tiba-tiba di bagian terakhir, yang dapat menyebabkan kerusakan tanaman lokal.